Langsung ke konten utama

Keadaan Geografis Anjir Serapat

Anjir Serapat dengan luas areal kurang lebih 420 kilometer persegi terbagi dalam tiga kecamatan yaitu : 1. Kecamatan Kapuas Timur kabuapten kapuas kalimantan tengah. 2. kecamatan batola kabupaten marabahan kalimantan selatan. 3. Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Marabahan Kalimantan Selatan.
Anjir Serapat memiliki sungai sebagai lalu lintas kapal yang menghubungkan kalimantan tengah dan kalimantan selatan maka anjir serapat dikatan termasuk daerah perbatasan. Panjang sungai Anjir Serapat yang menghubungkan antar provinsi tersebut sepanjang 28 kilometer juga terbagi 3 wilayah kekuasaan yaitu 14 kilometer dikuasai kecamatan kapuas timur dan 7 kilometer kecamatan batola dan 7 Kilometer kecamatan anjir pasar.
geografis anjir serapat seluruhnya dataran rendah dan rawa sehingga masyarakatnya mayoritas bercocok tanam padi tadah hujan yang melakukan panen 1 kali dalam 1 tahun.
Anjir Serapat berjarak pusat kota banjarmasin 30 kilometer dan berjarak pusat kota palangkaraya 160 kilometer.
wilayah Anjir Serapat ini sebagai lalu lintas jalan utama Kabupaten Kapuas menuju Banjarmasin sehingga lalu lalang kendaraan cukup padat sebagai jalan terpadat daerah kecamatan dikalimantan tengah.
wilayahnya juga banyak ditumbuhi pohon galam yang dapat digunakan dan menjadi pohon komoditi sebagai bahan pondasi bangunan cocok untuk bangunan bertingkat, disamping itu banyak tumbuh tanaman purun yang dapat dijadikan sebagai bahan kerajinan seperti topi, tikar, bakul sebagai inkam masyarakatnya.
disepanjang sungai anjir serapat terdapat bnyak anak sungai yang diberi nama handel yang istilah ini didapat dari penjajah belanda yang pengertianya jalur.
Anak Sungai atau handel ini terdapat dikiri dan kanan sungai anjir serapat dgn panjang handel tersebut 7 - 10 Km diperkirakan 1 Km terdapat 1 handel, maka dengan panjang sungai anjir serapat 28 kilometer terdapat sekitar 48 handel.
Didalam handel inilah masyarakat anjir serapat mendapatkan penghasilanya bercocok tanam, berkebun dan mencari ikan.





Add caption
Add caption

Add caption
Add caption

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Perjuangan Rakyat Anjir Serapat

default dan height di tag marquee MENYERANG BENTENG Sabtu pagi, 15 Desember 1945 rombongan dengan sejumlah perahu berasal dari Surabaya, Sampit, Samuda, Pagatan, Bahaur, Kapuas dan Mandomai disertai sejumlah pemuda Anjir Serapat berjumlah 15 orang diantaranya Harawie Sukri, Arbain Sameng, Usin, Supri, Watu, untuk menggempur Asrama Tatas (Gudang Senjata Belanda) namun terlambat gudang telah dikosongkan. Arbain Saming pada hari minggu mendapat kabar pada hari senen Anjir Serapat akan diserang pasukan Belanda SIASAT JADI MUDHARAT Arbain Saming  yang berpendidikan Pada hari senen menyuruh warganya seperjuangan menurunkan bendera merah putih sebagai siasat perang dekat makam pahlawan dan pasar senen kala itu dituduh sebagai penghianat bangsa sehingga arbain saming diikat kawanya sendiri dengan rotan dibelah 2 setelah negosiasi yang cukup lama akhirnya arbain saming nyaris tewas ditangan teman sendiri. RINTANGAN disungai Anjir Serapat belanda selalu mendapatk...

LAPANGAN SEPAK BOLA BINA KARYA

Dianjir serapat km 10,5 terdapat lapangan sepak bola yang telah lama berdiri sekitar tahun 1965 yang bernama "Lapangan Bina Karya" yang arealnya dari sumbangan warga hingga sekarang masyaraktnya masih dapat menggunakan lapangan tersebut. Dengan adanya lapangan tersebut membuat prestasi sepak bola masyarakat anjir dengan beberapa prestasi dan juara yang cukup disegani lawan. lapangan sepak bola Bina Karya sebagai lapangan terbaik dianjir serapat tepatnya dikapuas timur kabupaten kapuas kalimantan tengah. Sering  diadakan pertandingan dilapangan ini bisa 1-3 x pertandingan dalam satu tahun terutama hari kemerdekaan RI, Piala KNPI dan bisa juga piala "BUPATI CUP" yang menjadikan pecinta bola mania merasa senang dan dijadikan sebagai hiburan gratis. Di tahun 2017 ini diadakan pertandingan Bupati Cup sehingga lapangan tersebut mendapatkan uang pemeliharan dan perbaikan dari bupati kab. kapuas 'Ben Brahim" sebanyak Rp. 60.000.000,- dengan bantuan ini masyara...